Skip to main content

Posts

Kuliah : Organisasi itu penting nggak sih?

Halooooooo, admin balik lagiii wkwkwkw Kali ini admin pengen bahas seputar dunia kampus, eaak Nah, pertama gue mau jelasin dulu, sekarang gue udah duduk di bangku kuliah semester 2 -masih disebut maba-. Berhubung gue juga masih maba, gue bakal ceritain suka dan duka gue sampe sekarang selama jadi mahasiswa, terutama ngebahas tentang organisasi. Kak, organisasi kampus itu kayak ekskul ya di sekolah? Iya, semacam itulah.Organisasi itu kayak wadah khusus buat mahasiswa mengembangkan diri. hima itu apa kak? Hima itu himpunan mahasiswa. Nah, himpunan mahasiswa itu ya organisasi tadi. Hima ini kayak kumpulan dari mahasiswa yang berada di tempat yang sama (jurusan / program studi), punya hobi yang sama, punya tujuan yang sama, atau semacamnya lah. Hima ini biasanya juga cenderung ke jurusan, misalnya Himbas (himpunan mahasiswa bahasa indonesia). nah Himbas ini jadi wadahnya buat mahasiswa-mahasiswa dari program studi bahasa indonesia buat mengembangkan diri di bidang-bidang ...
Recent posts

Yang Tak Terlewatkan

Dia yang ada bersamamu hari ini, belum tentu bersama mu esok. Dia yang tertawa denganmu pagi ini, mungkin akan membuatmu menangis keras petang nanti. Dia yang memberimu kabar baik saat ini, akan membawa kabar buruk setelahnya. Aku tidak menakuti siapapun. Aku menceritakan ketakutanku yang telah terjadi. Tulisan ini bukan apa-apa, hanya sekedar pengingat diriku tentang rasa sakitku. Pada waktu yang sama, Pada jam, menit, dan detik yang sama. Perasaan yang ingin meluap bersamaan dengan dentuman kembang api diatas langit telah berubah menjadi tangisan tanpa suara. Senyum lebar dan mata yang berbinar melihat warna-warni letupan di atas langit pun telah hilang. Tidak ada rasa bahagia, tidak ada lagi rasa yang menggebu ketika bunyi terompet dan dentuman langit terdengar keras menyambut pergantian tahun. Yang ada hanya kerinduan, penyesalan yang menyedihkan. Rasa sakit, kepahitan, kerinduan, betapa menyiksanya perpaduan rasa ini. Tidak pernah ada perayaan, atau acara khusus...

Senandung Rindu, Ayah.

Aku ingin bercerita tentang rinduku yang menggebu. Tentang rinduku yang tiada bertepi. Dia adalah abdi pertiwi, Salah seorang prajurit kopassus pada operasi seroja 1975.  Sosoknya selalu membuat hari - hari ku indah. Ceritanya selalu menjadi hal yang aku tunggu. Dia begitu gagah, tampan, dan penuh kasih. Bukan sebagai putra terbaik bangsa, tapi sebagai pemimpin di keluarga kecil Kami. Dia adalah ayah. Siapa saja tahu bahwa ialah pahlawanku. Ayah, Aku merindu. Melihat orang lain bisa menyampaikan kasihnya, Aku merasa iri. Melihat kasih sayang seorang ayah kepada anaknya, Aku merasa dengki. Ayah, kau telah menyelesaikan tugasmu pada negara dengan baik. Aku sangat bangga. Dan kau meninggalkanku beberapa waktu lalu setelah menyelesaikan tugasmu Di dunia terlebih dahulu, itu membuatku sangat sedih. Ayah, sulit untukku sampaikan rindu ini ketika Batu Nisan menjadi pembatas Kita. Tetapi Aku tahu, Tuhan akan menyampaikannya. Ayah, Aku akan baik-baik saja. Aku akan hibur ibu dan...

Life is Difficult , Arghhs!

Hay, hay! Kembali berjumpa lagi dengan saya. Author yang baik hati ini (amin) Nah, udah baca judul diatas? Aneh? Maybe, but this is Real, Right?? Sebenernya, ini bukan cuma masalah remaja ya, tapi ya suka-suka gue lah. Gue authornya! (Oke lupain, dan mulai serius) Tau, tiga kata pertama dalam buku karangan psikiater M. Scott Peck (The Road Less Traveled)? Yang meraih sambutan hangat itu adalah "Life is Difficult". Peck kemudian menyebut ini sebagai salah satu dari kebenaran utama, makanya banyak orang yang memahami dan menerimanya. Nah kalo kalian sendiri, ada yang nggak setuju Sama "Life is Difficult" ? Ayo sini, kasih tau gue tentang elo menjalani hidup lo -_- Nih ya, kalau gue kasih perumpamaan, manusia itu udah bersahabat dekat sama yang nama nya "masalah", ya kan? Tentu aja, saking deket nya aja, masalah itu sampe "Ogah" buat Sedetik aja jauh dari kita -_- dan gue tau itu ngeselin banget. Tapi, dari pada kita ngeluh tentang masalah kita...

That should be Me #Chap. 3 ~ Ckk ~

Sasuke mengepal tangan nya kuat, rahang nya mengeras, ia menahan emosinya yang sedari tadi meledak-ledak. pertama, ia melihat sasori dan sakura, gadis tercintanya itu pergi ke puncak ketinggian KHS, tempat yang menjadi favorite nya dengan sakura. kedua, sasori mengenggam tangan gadis 'nya' itu dengan kuat. ketiga, Sasori menghapus airmata gadis cantik itu. Arghs! ia mendesah kasar! itu tugas nya! ia yang harusnya menghapus airmata sakura, bukan Sasori!!! tapi saat ini, ia justru menjadi orang yang menyebabkan gadis itu menangis. aish. dan yang terakhir , sasori lah orang yang membuat gadis cantik itu tertawa. BUGH ia memukul keras tembok yang berada tepat di sampingnya, dengan langkah gusar ia berjalan menjauhi dan meninggalkan tempat itu. Ia marah, kesal, sakit hati. ia tidak suka jika sakura bersama orang lain. tidak akan pernah suka. tapi ia tak bisa berbuat apa-apa untuk sekarang ini, ia hanya bisa diam menatap gadis itu penuh harap. berharap ada satu kesempatan lagi...

That Should be Me #Chap.2 ~lebih Dari Cukup Untukku~

Sakura berjalan pelan kearah pintu rumahnya, ia meraih knop pintu tersebut dan membuka nya perlahan, “SAKURA!!” seru sang ibu yang langsung memeluknya. “kemana saja kau? Sasuke menghubungi ku. Dia menanyakan apa kah kau sudah pulang? dia sangat mencemaskan mu, sakura. Dia mencarimu sedari tadi. Kau kemana saja..?” lanjut ibu sakura. Sakura tersentak. ‘Sasuke? Mencariku?’ batinnya. Memang, ia sempat melihat mobil yang mirip dengan mobil sasuke, ia tak bisa membaca plat nomor mobil itu, matanya terkena air hujan. tapi apakah itu benar mobil sasuke? Jika ya, kenapa sasuke diam saja? Kenapa sasuke tak menolongnya? Dan justru membiarkan sasori yang membantunya. Sakura tersenyum miris. -oOo- “kenapa kau pergi semalam?” Tanya sasori. Sakura diam. Mereka sedang berada di lantai atas KHS, puncak ketinggian sekolah international itu, “Kau meninggal kan pensi begitu saja, apa yang terjadi? Apa ino menyakiti mu?” Tanya sasori lagi. Sakura mengernyitkan dahinya heran. “Kau tau dari mana?” Ta...

That Should be Me #Chap.1 ~ARGHHSSSS~

    “Hey! Sasuke!!!” panggil seseorang dari belakang. Sasuke menoleh, mendapati Sasori yang tampak berlari santai ke arahnya.     “Ada apa?” Tanya Sasuke     “Kau melihat Sakura?” Tanya Sasori balik. Sasuke mengernyitkan dahinya.     “Tidak. Bukan kah dia bersama mu?” Sasori menggeleng pelan sembari melihat kearah sekelilingnya.     “Sekitar 15 menit yang lalu, dia menghilang” ujar sasori.     “Maksud mu?” Tanya sasuke Khawatir. Tidak dapat di pungkiri, bahwa pemuda tampan itu sangat mengkhawatir kan Sakura, Gadis Cantik yang Sempat menjadi Gadisnya. Gadis yang satu-satu nya menduduki Tahta yang tertinggi di relung Hatinya.     “Sebelumnya kami memang bersama, tapi ketika aku meninggalkan nya untuk menemui Guru Kakashi yang memanggilku. Setelah aku kembali, ia sudah tidak ada, dia menghilang. Aku suda...