Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2014

That Should be Me #Chap.1 ~ARGHHSSSS~

    “Hey! Sasuke!!!” panggil seseorang dari belakang. Sasuke menoleh, mendapati Sasori yang tampak berlari santai ke arahnya.     “Ada apa?” Tanya Sasuke     “Kau melihat Sakura?” Tanya Sasori balik. Sasuke mengernyitkan dahinya.     “Tidak. Bukan kah dia bersama mu?” Sasori menggeleng pelan sembari melihat kearah sekelilingnya.     “Sekitar 15 menit yang lalu, dia menghilang” ujar sasori.     “Maksud mu?” Tanya sasuke Khawatir. Tidak dapat di pungkiri, bahwa pemuda tampan itu sangat mengkhawatir kan Sakura, Gadis Cantik yang Sempat menjadi Gadisnya. Gadis yang satu-satu nya menduduki Tahta yang tertinggi di relung Hatinya.     “Sebelumnya kami memang bersama, tapi ketika aku meninggalkan nya untuk menemui Guru Kakashi yang memanggilku. Setelah aku kembali, ia sudah tidak ada, dia menghilang. Aku suda...

When You're not Here (one Shoot Please, Staying for me)

         Malam Semakin larut, Desiran Angin malam yang dingin, terasa begitu menusuk. Aku melirik sebentar kearah Jam tangan Silverku, arloji itu menunjukkan tepat pada pukul 09.35. Huft! Aku menghela nafas ku berat.'Acara di sekolah pasti sudah selesai’ pikir ku. Yap! Tentu bisa ditebak, KHS sedang mengadakan acara Pensi Tahunan, Seperti tahun tahun sebelumnya. Dan aku? Seharus nya aku masih disana, atau minimal sekitar sana. Tapi kenyataannya, aku sudah pergi sejak 1 jam lebih yang lalu. Yaa, lagi pula tak ada lagi alasan untuk ku tetap berada disana,tak ada yang menahan ku juga kan?            Aku menarik nafas ku dalam, Kaki ku melangkah pelan tanpa arah. Ntah lah, Aku Lelah. Ingin rasanya Aku tertidur dan bermimpi indah sekarang. Namun hati ku menolak untuk segera pulang kerumah, aku tidak ingin pulang dalam keadaan berantakan seperti ini, aku juga ingin menjernihkan pikiran ku sekarang...

Please, Staying For Me! #Chapter 6 ~ EPILOG ~

Pertama , Kau menatapnya penuh kerinduan, Kedua, Kau mengatakan sesuatu yang tak ingin ku dengar dengannya, Ketiga.. Kau mengatakan berbagai kebohongan sebagai pembelaan kepadaku…. Kau Tau, saat kau menatapnya penuh kerinduan, aku hanya bisa tersenyum, membuang sgala pikiran burukku tentangmu. Saat kau mengatakan bahwa kau juga tak pernah menganggap hubungan kalian pisah, aku juga tetap berusaha tersenyum untukmu.. Saat kau mengatakan berbagai kebohongan sebagai pembelaan kepadaku, untuk ketiga kalinya aku hanya bisa tersenyum.. Jika Saat Ini, mulutmu mampu untuk mengucapkan berbagai kebohongan kepada ku. Untuk kedepannya aku hanya bisa menatap matamu. Karna mata jernih itu selalu berkata jujur. Aku tidak pernah menyangka bahwa mencintai itu rasanya sesakit ini. Kalau bisa memilih, aku tidak ingin  jatuh cinta seperti ini. Jika aku bisa memilih, aku tidak ingin mencintaimu seperti ini. Jika aku mampu untuk meminta , aku tidak ingin memiliki rasa ini untukmu...