Skip to main content

Life is Difficult , Arghhs!

Hay, hay! Kembali berjumpa lagi dengan saya. Author yang baik hati ini (amin)
Nah, udah baca judul diatas? Aneh? Maybe, but this is Real, Right?? Sebenernya, ini bukan cuma masalah remaja ya, tapi ya suka-suka gue lah. Gue authornya! (Oke lupain, dan mulai serius)
Tau, tiga kata pertama dalam buku karangan psikiater M. Scott Peck (The Road Less Traveled)? Yang meraih sambutan hangat itu adalah "Life is Difficult". Peck kemudian menyebut ini sebagai salah satu dari kebenaran utama, makanya banyak orang yang memahami dan menerimanya.
Nah kalo kalian sendiri, ada yang nggak setuju Sama "Life is Difficult" ? Ayo sini, kasih tau gue tentang elo menjalani hidup lo -_-
Nih ya, kalau gue kasih perumpamaan, manusia itu udah bersahabat dekat sama yang nama nya "masalah", ya kan? Tentu aja, saking deket nya aja, masalah itu sampe "Ogah" buat Sedetik aja jauh dari kita -_- dan gue tau itu ngeselin banget.
Tapi, dari pada kita ngeluh tentang masalah kita, mending coba deh, cari jalan keluar buat menyelesaikannya. Proses kita menghadapi masalah secara langsung dan mencari cara penyelesaiannya itu bisa membuat kita menjadi lebih baik.
Gue bukan sekedar ngomong, gue juga tau kok itu nggak mudah. Tapi ya mau gimana lagi? Lo mau diem doang? Atau Lari dari masalah? Serius, itu nggak berguna banget!
Semua orang punya problem , tapi hanya sedikit orang yang mau menghadapinya. Bukan menyerah, tapi bertahan. Susah? Ya makanya "Life is Difficult".
Oh ya, inget, terima kenyataan bahwa kehidupan itu sulit! Dan kita akan mulai ngerti kalo "setiap masalah bisa jadi suatu kesempatan yang berarti"
Bingung?
Cerna sendiri yaaaaaaa :v :p
Nah baru deh, kita mulai nerima "tantangan kehidupan" (apadeh) !
Lebih baikkan, dari pada membiarkan masalah itu ngalahin kita!  Segala sesuatu kita inginkan itu nggak akan datang dengan cepat dan mudah. Selalu ada harga yang harus dibayar, semuanya datang sebagai hasil dari waktu, usaha, pengorbanan, dan penderitaan!
Sebagai contoh ajaa nih!
Kita hidup butuh uang,
Untuk itu lo harus kerja.
Nah buat kerja lo perlu yg namanya ilmu,
Buat dapet ilmu lo harus belajar,
Buat belajar elo harus mau mengorbankan waktu elo.
Dan belom cukup sampe disini ajaa, elo juga bakal ngedapetin yg namanya pengalaman, lalu elo juga harus kerja keras, dan bla-bla-bla. Selalu ada harga nya disini!
Huaaaaa!
Gue jadi keinget sama kata-kata nyaaa Tayuya! Iya, ninja bunyi dinaruto :v

"Untuk mendapatkan sesuatu, kau harus rela mengorbankan sesuatu yg lain (Tayuya)"
Hehe,
Nggak deh, nih gue kasih yang sama kece nya (?)!
Dari motivator terkenal ini!

"Pandanglah masalah sebagai suatu bagian yang tak terelakan dalam hidup. Jika ia datang, tetap tegakkan kepala, dan tatap lah tepat dimatanya dan katakan AKU AKAN LEBIH BESAR DARIMU, DAN KAU TAKKAN BISA MENGALAHKAN KU -Ann Landers"

Comments

Popular posts from this blog

That Should be Me #Chap.1 ~ARGHHSSSS~

    “Hey! Sasuke!!!” panggil seseorang dari belakang. Sasuke menoleh, mendapati Sasori yang tampak berlari santai ke arahnya.     “Ada apa?” Tanya Sasuke     “Kau melihat Sakura?” Tanya Sasori balik. Sasuke mengernyitkan dahinya.     “Tidak. Bukan kah dia bersama mu?” Sasori menggeleng pelan sembari melihat kearah sekelilingnya.     “Sekitar 15 menit yang lalu, dia menghilang” ujar sasori.     “Maksud mu?” Tanya sasuke Khawatir. Tidak dapat di pungkiri, bahwa pemuda tampan itu sangat mengkhawatir kan Sakura, Gadis Cantik yang Sempat menjadi Gadisnya. Gadis yang satu-satu nya menduduki Tahta yang tertinggi di relung Hatinya.     “Sebelumnya kami memang bersama, tapi ketika aku meninggalkan nya untuk menemui Guru Kakashi yang memanggilku. Setelah aku kembali, ia sudah tidak ada, dia menghilang. Aku suda...

That should be Me #Chap. 3 ~ Ckk ~

Sasuke mengepal tangan nya kuat, rahang nya mengeras, ia menahan emosinya yang sedari tadi meledak-ledak. pertama, ia melihat sasori dan sakura, gadis tercintanya itu pergi ke puncak ketinggian KHS, tempat yang menjadi favorite nya dengan sakura. kedua, sasori mengenggam tangan gadis 'nya' itu dengan kuat. ketiga, Sasori menghapus airmata gadis cantik itu. Arghs! ia mendesah kasar! itu tugas nya! ia yang harusnya menghapus airmata sakura, bukan Sasori!!! tapi saat ini, ia justru menjadi orang yang menyebabkan gadis itu menangis. aish. dan yang terakhir , sasori lah orang yang membuat gadis cantik itu tertawa. BUGH ia memukul keras tembok yang berada tepat di sampingnya, dengan langkah gusar ia berjalan menjauhi dan meninggalkan tempat itu. Ia marah, kesal, sakit hati. ia tidak suka jika sakura bersama orang lain. tidak akan pernah suka. tapi ia tak bisa berbuat apa-apa untuk sekarang ini, ia hanya bisa diam menatap gadis itu penuh harap. berharap ada satu kesempatan lagi...

When You're not Here (one Shoot Please, Staying for me)

         Malam Semakin larut, Desiran Angin malam yang dingin, terasa begitu menusuk. Aku melirik sebentar kearah Jam tangan Silverku, arloji itu menunjukkan tepat pada pukul 09.35. Huft! Aku menghela nafas ku berat.'Acara di sekolah pasti sudah selesai’ pikir ku. Yap! Tentu bisa ditebak, KHS sedang mengadakan acara Pensi Tahunan, Seperti tahun tahun sebelumnya. Dan aku? Seharus nya aku masih disana, atau minimal sekitar sana. Tapi kenyataannya, aku sudah pergi sejak 1 jam lebih yang lalu. Yaa, lagi pula tak ada lagi alasan untuk ku tetap berada disana,tak ada yang menahan ku juga kan?            Aku menarik nafas ku dalam, Kaki ku melangkah pelan tanpa arah. Ntah lah, Aku Lelah. Ingin rasanya Aku tertidur dan bermimpi indah sekarang. Namun hati ku menolak untuk segera pulang kerumah, aku tidak ingin pulang dalam keadaan berantakan seperti ini, aku juga ingin menjernihkan pikiran ku sekarang...